Dark Moon: The Blood Altar – Sejak kecil, Sooha selalu diperingatkan untuk menyembunyikan kemampuan supermanusianya agar tidak disangka sebagai vampir. Tuduhan itulah yang membuatnya dipersalahkan atas kematian teman masa kecilnya. Demi menjauh dari masa lalu kelam tersebut, Sooha mendaftar di Decelis Academy, sebuah sekolah malam yang konon bebas dari makhluk superanatural seperti vampir dan manusia serigala.
Di akademi itu, Sooha bertemu Heli, seorang siswa yang tetap menawarkan persahabatan meski mengetahui rahasianya. Heli kemudian memperkenalkannya pada lingkaran pertemanannya: Jaan, Jino, Shion, Jakah, Noa, dan Solon, masing-masing dengan kekuatan unik. Namun hubungan mereka terasa janggal. Ketujuhnya seolah tertarik pada Sooha secara naluriah, dengan dorongan kuat untuk melindungi dan menuruti apa pun yang ia inginkan.
Ketika sebuah pembunuhan terjadi dan dikabarkan sebagai ulah vampir, masa lalu kelam Heli dan teman-temannya perlahan terkuak. Meski berusaha menjauhkan Sooha dari dunia supernatural, ia justru semakin terseret ke dalam konflik berabad-abad antara vampir dan manusia serigala. Di tengah meningkatnya ketegangan, Sooha mulai menyadari kenyataan pahit: dirinya mungkin jauh lebih dekat dengan makhluk yang paling ia benci daripada yang pernah ia bayangkan.





