Roll Over and Die – Flum Apricot sejak awal memang tidak pernah ditakdirkan menjadi pahlawan. Dengan statistik nol di segala aspek dan kekuatan yang bahkan tak bisa ia gunakan, entah bagaimana ia tetap tergabung dalam sebuah party pahlawan. Namun hidup Flum benar-benar jatuh ke titik terendah ketika sang penyihir ternama dalam kelompok itu, Jean Inteige, menilainya sebagai beban tak berguna dan mengatur agar Flum dijual sebagai budak.
Dilemparkan ke hadapan monster untuk dimangsa demi hiburan tuannya, Flum membuat pilihan putus asa dengan menggenggam sebuah senjata terkutuk. Dari sanalah, sesuatu yang baru pun terbangun di dalam dirinya. Sebuah kisah grimdark tentang perjalanan berdarah seorang perempuan untuk merebut kembali hidupnya sendiri.





